adakah penerang dalam titik gelap itu ...
kenapa serasa suram kurasa, begitu pahit. Lekak!!
kenapa begini?? siapakah tuanmu ...ternyata kegelapan ini hatiku, kepunyaanku!
sampai kapan ...
adakah kufikir, akan kemana aku setelah semuanya pergi ...?
betapa hidup ini hanya sebatas denting waktu antara adzan dan iQomah
terlampau singkat. sesingkat tetes embun dalam setiap Shubuh indah yang terlewati.
adakah kufikir, maukah aku menemui Rasulullah SAW kelak entah kapan dalam panggilan Illahi Rabbi..?
maukah aku menemui Sahabat Abu Bakar, Umar, Ali dan Utsman ? dan para Syuhada yang
begitu sangat menyayangi Rasulullah SAW.
ataukah hanya sebatas impian kosong ...
apa yang kan ku berikan?
apa yang kan ku saksikan?
Adakah aku mengingatmu Ya Rabb, dalam setiap sujudku ...
betapa aku malu untuk meminta ...tapi betapapun begitu,
Engkau Yang Maha Tahu selalu mencukupi kebutuhan hamba-Mu ...
Tetapkan aku sebagai hamba-Mu yang selalu mengingat-Mu Yaa Rabb..
Tetapkan aku untuk selalu mengucapkan Syahadatku, dalam setiap waktu.
tetapkan aku untuk selalu memenuhi panggilan-Mu
bangunkanlah aku yang malas ini ...
jadikanlah fikiranku yang begitu luas untuk selalu mengingat betapa pentingnya
arti saling mengasihi dan menafkahkan sebagian harta yang Engkau titipkan pada hamba-Mu ...
berikanlah hamba-Mu kekuatan yang cukup untuk selalu mengingat-Mu dalam menahan diri akan hawa nafsu dunia.
jadikanlah hamba-Mu ini sebagai seorang hamba yang mampu untuk memenuhi panggilan-Mu
ditanah suci Yaa Rabb...
berikanlah kekuatan untuk aku bangun dari impian akan dunia yang fana ...
berikanlah kekuatan pada hamba-Mu ini, untuk tak hanya bicara ....