Rabu, 14 November 2012

Dalam Sepiku


kunantikan kau,
dengan segenap rinduku yang tertahan
yang terungkai ....
dalam ikatan doa dan linangan air mata

ada harap yang tercermin dimataku
sepi, dalam setiap senyum lengahku

luruh aku dalam pangkuanmu,
turut serta menjelma ombak dan karang
dalam indahnya senyummu

terlarut aku dalam ketakutan
atas alur sesaat
dan kegelisahan yang mendalam
tentangmu.

aku sirna, lebur mendebu
dalam sedihnya hatimu
dan diantara kediaman,
yang kau ciptakan untukku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar